Kompetisi Coding Ruangguru Dukung Literasi Keuangan Digital Pelajar
Kompetisi coding Ruangguru menjadi salah satu ajang yang menarik perhatian dunia pendidikan digital Indonesia belakangan ini. Bukan sekadar lomba menulis program, kompetisi ini punya misi yang lebih besar yaitu mendorong literasi keuangan digital di kalangan pelajar sejak usia dini.
Lewat pendekatan belajar sambil praktik, siswa ditantang membuat solusi teknologi yang benar-benar bisa dipakai untuk mengelola keuangan sehari-hari.
Apa Itu Kompetisi Coding Ruangguru?
Kompetisi coding Ruangguru adalah ajang kompetisi pemrograman tingkat nasional yang diselenggarakan Ruangguru bekerja sama dengan mitra industri. Setiap tahun, tema kompetisi bisa berbeda-beda, namun fokus utamanya selalu sama yaitu membekali pelajar Indonesia dengan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Salah satu tema yang paling menonjol adalah literasi keuangan digital, di mana peserta diminta merancang aplikasi yang membantu masyarakat memahami dan mengelola kondisi finansial mereka.
Kenapa Literasi Keuangan Digital Penting Diajarkan Sejak Sekolah?
Banyak generasi muda Indonesia yang melek teknologi, tapi belum tentu melek finansial. Padahal kemampuan mengatur uang, menabung, dan memahami konsep keuangan dasar sama pentingnya dengan kemampuan akademik lainnya.
Lewat kompetisi coding Ruangguru, pelajar tidak hanya belajar logika pemrograman, tetapi juga dipaksa berpikir kritis soal masalah keuangan nyata di sekitar mereka, mulai dari kebiasaan menabung, mencatat pengeluaran, hingga menyusun target finansial sederhana.
Manfaat Belajar Coding Sambil Memahami Keuangan
- Melatih problem solving lewat studi kasus keuangan sehari-hari
- Membangun kebiasaan finansial yang lebih bijak sejak usia sekolah
- Meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam membuat produk teknologi yang bermanfaat
- Membuka wawasan karier di bidang teknologi finansial (fintech) sejak dini
Contoh Solusi Digital dari Kompetisi Coding Ruangguru
Salah satu bentuk nyata dari literasi keuangan digital yang lahir dari ajang seperti ini adalah aplikasi pencatatan keuangan pribadi.
Fitur-fitur yang umum dikembangkan peserta biasanya meliputi pencatatan tabungan dan pengeluaran secara otomatis, penetapan target keuangan pribadi, pemantauan riwayat transaksi harian, hingga rekap laporan keuangan bulanan.
Semua ini dirancang oleh pelajar, bukan oleh perusahaan teknologi besar, yang membuktikan bahwa generasi muda Indonesia sudah mampu menciptakan solusi nyata sejak bangku sekolah.
CODEFEST, Kompetisi Coding Ruangguru Bertema Literasi Keuangan
Salah satu bentuk konkret dari kompetisi coding Ruangguru yang mengangkat tema literasi keuangan digital adalah CODEFEST, hasil kolaborasi Ruangguru dengan UOB Indonesia di bawah payung program UOB My Digital Space.
Program pendidikan digital ini pertama kali diluncurkan pada 2025 dengan target jangkauan hingga 90.000 pelajar di 38 provinsi dan 80 kota dalam kurun waktu lima tahun. Hingga penyelenggaraan CODEFEST perdana, program ini sudah menjangkau lebih dari 18.000 siswa di sekitar 400 sekolah di seluruh Indonesia.
Antusiasme peserta terbilang sangat tinggi, dengan hampir 9.000 proyek aplikasi dikirimkan oleh pelajar dari berbagai daerah. Penghargaan tertinggi atau Absolute Winner diraih oleh seorang siswa SMP asal Denpasar lewat aplikasi bernama MyFin.
MyFin adalah aplikasi pengelolaan keuangan pribadi yang memiliki fitur pencatatan tabungan dan pengeluaran, penetapan target keuangan, pemantauan riwayat transaksi harian, hingga rekap laporan keuangan bulanan secara otomatis.
Selain Absolute Winner, terdapat total 29 pemenang dari empat jenjang pendidikan yaitu Sekolah Dasar kelas 1-3, Sekolah Dasar kelas 4-6, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas, dengan kategori penghargaan Gold, Silver, Bronze, serta 16 penghargaan Honourable Mention.
Salah satu peserta dari kalangan madrasah bahkan turut meraih medali emas, membuktikan bahwa siswa dari berbagai latar belakang sekolah punya kesempatan yang sama untuk berprestasi di ajang ini.
Dampak Belajar yang Terukur
Yang menarik, dampak program ini tidak hanya terlihat dari sisi kompetisi saja. Berdasarkan evaluasi pembelajaran selama satu tahun penuh, nilai asesmen peserta meningkat sebesar 86 persen antara tes awal dan tes akhir, sementara nilai rata-rata mata pelajaran teknologi informasi naik dari 82 menjadi 91.
Tingkat kepuasan peserta terhadap program juga tergolong tinggi, dengan skor Net Promoter Score sebesar 89 dan rata-rata kepuasan siswa 4,7 dari skala 5. Angka-angka ini menunjukkan bahwa pendekatan belajar sambil praktik lewat kompetisi coding memang efektif meningkatkan kemampuan siswa secara nyata, bukan sekadar seremoni tahunan.
Inisiatif semacam ini juga menjawab kebutuhan besar Indonesia akan talenta digital. Sebagai salah satu ekonomi digital dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, Indonesia diproyeksikan masih akan kekurangan sekitar 2,7 juta talenta digital pada tahun 2030 mendatang.
Kompetisi coding yang digabungkan dengan tema literasi keuangan digital seperti ini menjadi salah satu upaya nyata untuk mempersempit kesenjangan tersebut sejak dari bangku sekolah.
Bagaimana Cara Ikut Kompetisi Coding Seperti Ini?
Bagi pelajar atau orang tua yang tertarik, ada beberapa langkah yang bisa dipersiapkan sejak dini:
1. Kuasai Dasar Pemrograman
Mulai dari bahasa pemrograman dasar seperti Python, JavaScript, atau platform visual coding yang ramah pemula. Banyak sekolah dan platform edutech seperti Ruangguru menyediakan materi belajar coding secara bertahap.
2. Pahami Konsep Keuangan Dasar
Sebelum membuat aplikasi keuangan, penting memahami dulu konsep dasar seperti tabungan, anggaran, dan pengelolaan pengeluaran. Kombinasi antara kemampuan teknis dan pemahaman finansial inilah yang membuat solusi digital jadi benar-benar relevan.
3. Ikuti Informasi Kompetisi Secara Rutin
Kompetisi seperti ini biasanya diumumkan lewat platform resmi Ruangguru maupun media sosial sekolah. Pelajar disarankan aktif memantau info pendaftaran agar tidak ketinggalan kesempatan.
Dampak Jangka Panjang bagi Generasi Muda
Ajang seperti kompetisi coding Ruangguru bukan hanya soal mencari pemenang, tetapi juga membangun fondasi keterampilan digital dan finansial yang akan sangat dibutuhkan Indonesia ke depan.
Di tengah kebutuhan talenta digital yang terus meningkat, program semacam ini menjadi salah satu cara efektif menyiapkan generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga melek finansial sejak dini. #KhairMedia
