Khair Media

Informasi dan berita terbaru dunia pendidikan. Khususnya di lingkungan Kampus Universitas Terbuka. Informasi Beasiswa untuk Mahasiswa dan Pelajar. Perkembangan teknologi pada ranah literasi digital dan kepustakaan.

Iklan Billboard

Sekolah Rakyat Gratis, Lulusannya Bisa Kuliah Pakai KIP Kuliah di PTN dan PTS

Author
Published Juni 24, 2026
Sekolah Rakyat Gratis, Lulusannya Bisa Kuliah Pakai KIP Kuliah di PTN dan PTS
Sekolah Rakyat Gratis

Kabar baik yang layak diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia. Terutama keluarga yang selama ini merasa pendidikan tinggi hanyalah mimpi yang terlalu jauh untuk diraih. Sekolah Rakyat, program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Sekolah Rakyat bukan sekadar sebagai solusi pendidikan gratis dari SD hingga SMA, tetapi juga membuka pintu lebar menuju bangku kuliah gratis bagi para lulusannya. Program revolusioner ini membuktikan bahwa kemiskinan bukan penghalang untuk meraih gelar sarjana, baik di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Indonesia.

Sejak diluncurkan pada pertengahan 2025, program Sekolah Rakyat telah beroperasi di 165 titik lokasi di seluruh Indonesia, menampung hampir 16 ribu siswa dari keluarga paling rentan. 

Dan kini, pada 2026, kabar menggembirakan datang dari dunia swasta: Universitas Ary Ginanjar (UAG) resmi membuka pintu kuliah gratis bagi 35 lulusan Sekolah Rakyat sebagai upaya memperkuat cita-cita pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. 

Ini baru permulaan dari sebuah ekosistem pendidikan yang terus berkembang.


Apa Itu Sekolah Rakyat?

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis berasrama yang dirancang khusus untuk calon siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, yakni mereka yang masuk dalam desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Program ini bukan sekadar membebaskan biaya SPP, bahkan menghapus seluruh beban ekonomi pendidikan secara total.

Setiap Sekolah Rakyat dilengkapi asrama yang menyediakan makanan tiga kali sehari dengan menu yang disusun ahli gizi, layanan kesehatan 24 jam, seragam, pakaian, perlengkapan mandi, buku pelajaran, alat tulis, hingga tablet untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi. 

Semua tanpa biaya. Siswa benar-benar bisa fokus belajar tanpa memikirkan kebutuhan dasar.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menegaskan bahwa pendidikan adalah instrumen penting untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi. 

"Pendidikan adalah jalan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Melalui Sekolah Rakyat, negara hadir untuk memberikan kesempatan yang setara bagi setiap orang agar dapat meraih cita-citanya,".


Sekolah Rakyat Dibuka Juli 2026: Ekspansi Nasional

Momentum terbesar program Sekolah Rakyat pada 2026 adalah ekspansi ke berbagai daerah baru. Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan program Sekolah Rakyat yang merupakan program prioritas Presiden mulai beroperasi pada tahun ajaran baru Juli 2026, dengan menyasar calon siswa dari keluarga miskin ekstrem, termasuk mereka yang putus sekolah dan hidup di jalanan.

Di Kabupaten Bekasi, pemerintah menyiapkan lahan seluas sekitar 5,4 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat, dengan kuota awal 270 siswa yang terbagi dalam sembilan rombongan belajar. Masing-masing tiga rombel untuk tingkat SD, SMP, dan SMA.

Yang menarik, Sekolah Rakyat tidak hanya menerima siswa baru dari jalur reguler. Program ini juga membuka kesempatan bagi calon siswa putus sekolah untuk kembali memperoleh pendidikan formal, termasuk mereka yang berusia 13 tahun masuk SD karena sebelumnya terpaksa berhenti sekolah.

Soal biaya, seluruh biaya pendidikan di Sekolah Rakyat ditanggung pemerintah dari awal masuk hingga lulus, bahkan termasuk fasilitas penunjangnya.

Lulus Sekolah Rakyat, Bisa Kuliah Gratis

Pertanyaan terbesar yang sering muncul di benak masyarakat adalah: setelah lulus dari Sekolah Rakyat SMA, lalu bagaimana? Apakah bisa melanjutkan ke perguruan tinggi? Jawabannya adalah: BISA dan jalannya semakin terbuka lebar melalui dua jalur utama.

Jalur Pertama | Beasiswa dari Pihak Swasta

Pendiri ESQ Corp, Ary Ginanjar Agustian, menegaskan bahwa seluruh lulusan Sekolah Rakyat yang terpilih akan memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Ary Ginanjar secara gratis. 

"Ketika lulus nanti, saya masukkan ke kampus saya, Universitas Ary Ginanjar gratis. Ini adalah program Sekolah Rakyat yang saya sangat support dari Bapak Presiden kita Prabowo Subianto," ujar Ary.

Tidak berhenti di situ. ESQ Corp juga menghibahkan akses teknologi pemetaan bakat Talent DNA secara gratis kepada para siswa Sekolah Rakyat, agar mereka dapat mengenali potensi diri dan menentukan arah pendidikan serta karier secara lebih tepat.

Jalur Kedua | Beasiswa KIP Kuliah di PTN dan PTS

Selain dukungan dari sektor swasta, lulusan Sekolah Rakyat memiliki akses langsung menuju beasiswa KIP Kuliah. Program beasiswa penuh dari pemerintah yang menanggung seluruh biaya pendidikan di perguruan tinggi, baik PTN maupun PTS yang sudah terverifikasi. 

KIP Kuliah (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) merupakan jalur paling strategis bagi lulusan dari keluarga kurang mampu untuk mengakses kuliah gratis berkualitas.

Beasiswa KIP Kuliah mencakup biaya kuliah penuh (UKT/SPP), biaya hidup bulanan, serta berbagai tunjangan pendukung selama masa studi. Dengan latar belakang ekonomi yang sudah terverifikasi sebagai penerima program Sekolah Rakyat masuk dalam desil 1 dan 2 DTSEN. 

Lulusan program ini memiliki profil yang sangat kuat untuk lolos seleksi KIP Kuliah.

Artinya, perjalanan seseorang dari keluarga miskin kini bisa terbentang panjang: dari bangku Sekolah Rakyat yang gratis dan berasrama, lulus SMA, lalu melanjutkan kuliah dengan beasiswa KIP Kuliah di PTN pilihan atau PTS terkemuka tanpa keluar biaya sepeser pun.


Sinergi Lintas Sektor | Keberlanjutan Program

Keberhasilan Sekolah Rakyat bukan hanya tentang fasilitas fisik atau anggaran. Faktor utama yang membuat program ini menjadi semakin kuat adalah sinergi lintas kementerian dan kolaborasi dengan sektor swasta.

Wamendikdasmen menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan keberlanjutan dan kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Kementerian Sosial menjadi leading sector, Kemendikdasmen menyiapkan kurikulum dan tenaga pendidik, Kementerian PU membangun infrastruktur, dan Kementerian Agama mengawal pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program Presiden yang dirancang untuk memutus transmisi kemiskinan melalui jalur pendidikan, dan mengharapkan sinergi serta kolaborasi berkelanjutan agar calon mahasiswa yang lulus dari Sekolah Rakyat dapat melanjutkan pendidikan maupun bekerja secara bermartabat.

Kurikulum yang Menyiapkan Calon Mahasiswa Unggul

Salah satu keistimewaan Sekolah Rakyat adalah kesiapan akademik yang ditanamkan sejak dini. Kurikulum yang diterapkan mengacu pada standar nasional dengan penguatan pada literasi, numerasi, sains, dan teknologi. Pilar yang menjadi tolok ukur kesiapan masuk perguruan tinggi.

Sekolah Rakyat SMA 34 Lebak, misalnya, membina 100 siswa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lebak, sebagian besar berasal dari keluarga dalam kelompok ekonomi desil satu yang sebelumnya menghadapi berbagai keterbatasan dalam mengakses pendidikan. 

Dengan lingkungan belajar yang kondusif dan dukungan guru yang intensif, mereka kini memiliki peluang nyata untuk bersaing di seleksi masuk perguruan tinggi.

Selain akademik, program Sekolah Rakyat juga menanamkan karakter kepemimpinan, kecerdasan emosional, dan keterampilan vokasional. Hal ini sejalan dengan visi besar yang disampaikan Ary Ginanjar: 

"Lulusan dari Sekolah Rakyat akan menjadi pemimpin yang akan menggantikan kita ke depan. Pemimpin yang lebih hebat, lebih baik, lebih saleh, dan lebih bertakwa."


Siapa yang Berhak Mendaftar Sekolah Rakyat?

Bagi keluarga yang ingin mendaftarkan anggotanya ke Sekolah Rakyat, berikut adalah kriteria utama yang perlu dipahami:

Syarat utama penerima program Sekolah Rakyat adalah keluarga yang terdata dalam desil 1 dan desil 2 DTSEN (40% keluarga termiskin di Indonesia). Proses verifikasi dilakukan bersama Kemensos, Dinas Sosial daerah, BPS, dan pendamping PKH untuk memastikan ketepatan sasaran. Prioritas utama diberikan kepada anak jalanan, anak yang pernah putus sekolah, anak dari keluarga prasejahtera, serta kelompok rentan lainnya.

Tidak ada biaya pendaftaran. Tidak ada pungutan apapun. Semua ditanggung negara dari hari pertama masuk hingga hari terakhir kelulusan.


Penutup dan Kesimpulan: Sekolah Rakyat dan Masa Depan Indonesia

Program ini bukan sekadar kebijakan jangka pendek. Ini adalah investasi peradaban. Jika puluhan ribu lulusan Sekolah Rakyat setiap tahunnya berhasil mengakses kuliah lewat KIP Kuliah atau beasiswa penuh dari berbagai institusi swasta, maka dalam satu generasi Indonesia akan menyaksikan transformasi sosial yang luar biasa.

Siswa yang lahir dari keluarga miskin ekstrem, orang tuanya mungkin tidak pernah menyentuh bangku SMA. Lulusannya akan menjadi dokter, insinyur, guru, peneliti, dan pemimpin bangsa. Itulah misi sejati Sekolah Rakyat: bukan hanya memberi ikan, tetapi mengajari memancing di lautan pengetahuan yang paling dalam.

Dengan dibukanya Sekolah Rakyat di lebih banyak daerah mulai Juli 2026, dan semakin banyaknya PTN maupun PTS yang berkomitmen memberikan beasiswa bagi lulusannya, momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bagi orang tua atau keluarga kurang mampu: segera cek data keluarga di DTSEN melalui Dinas Sosial setempat, dan pastikan tidak melewatkan kesempatan emas ini.